Home Durian
Durian Monthong PDF Cetak Email

Durian Monthong

Durian varietas unggul di Indonesia adalah Otong (Monthong), Kani (Chanee), Sukun, Petruk, Sunan, Sitokong, Simas, Sidodol, Sijapang, Sihijau, Perwira, Bokor dan Siriwig. Otong dan Kani merupakan durian introduksi dari Thailand, sedangkan Sitokong merupakan varietas asli Indonesia. Musim panen antara bulan Oktober hingga Februari.

 

Durian Monthong

 

DURIAN MONTHONG
Durio zibethinus Murr

Taksonomi :

Kingdom :
Plantae (tumbuhan)
Subkingdom :
Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio :
Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio :
Magnoliophyta (berbunga)
Kelas :
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas :
Dilleniidae
Ordo :
Malvales
Familia :
Bombacaceae
Genus :
Durio
Spesies :
Durio zibethinus Murr

Asal:

Asia Tenggara, terutama Malaysia dan Indonesia. Namun pengembangan durian unggul saat ini ada di Thailand.

Deskripsi:

Habitus: berupa pohon, berumur panjang (perenial), tinggi 27 - 40 m. Batang: berkayu, silindris, tegak, kulit pecah-pecah, permukaan kasar, percabangan simpodial, bercabang banyak, arah mendatar. Daun: tunggal, bertangkai pendek, tersusun berseling (alternate), permukaan atas berwarna hijau tua - bawah cokelat kekuningan, bentuk jorong hingga lanset, panjang 6,5 - 25 cm, lebar 3 - 5 cm, ujung runcing, pangkal membulat (rotundatus), tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan atas mengkilat (nitidus), permukaan bawah buram (opacus), tidak pernah meluruh, bagian bawah berlapis bulu halus berwarna cokelat kemerahan. Bunga: muncul di batang atau cabang yang sudah besar, bertangkai, kelopak berbentuk lonceng (campanulatus) - berwarna putih hingga cokelat keemasan, berbunga sekitar bulan januari. Buah: bulat atau lonjong, panjang 15 - 30 cm, kulit dipenuhi duri-duri tajam, warna coklat keemasan atau kuning, bentuk biji lonjong, 2 - 6 cm - berwarna cokelat, berbuah setelah berumur 5 - 12 tahun, jatuh sendiri kalau sudah masak. Akar: tunggang.

Budidaya:

  • Sebagai batang bawah digunakan tanaman yang berasal dari biji yang telah berumur 4-8 bulan
  • Meski tanaman durain relatif tahan naungan sebaiknya lokasi penanamannya terbuka
  • Setelah penyerbukan dan terbentuk pentil buah, sebaiknya segera dibungkus untuk mencegah serangan penggerek buah.
  • Untuk mencegah buah matang jatuh ke tanah, sebaiknya buah diikat dengan tali rafia ke cabang terdekat.

Hama dan Penyakit:

Hama utama durian adalah penggerek buah dan batang (lubang pada batang sebaiknya disumbat dengan ter/kapas atau kapas yang telah dicelupkan ke insektisida). Hama lain yang mengganggu adalah kutu daun (kuning) dan kutu kapas (putih). Penyakit yang mengganggu durian adalah penyakit busuk leher batang, penyakit busuk batang dan busuk bergetah.

 

 

Panen:
Ciri buah yang telah tua adalah bila diketuk menghasilkan suara yang nyaring. Hasil panen 10-200 buah per pohon dengan berat 1.5 - 5 kg per buah (tergantung varietasnya).

 
Custom Search

Taman Mundu Ads

Jumlah Pengunjung

Anda pengunjung ke:
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini203
mod_vvisit_counterKemarin298
mod_vvisit_counterMinggu Ini1222
mod_vvisit_counterBulan Ini5383
mod_vvisit_counterTotal28072
Terhitung sejak Maret 2008
Anggota : 8
Isi : 34
Links Situs : 5
Content View Hits : 32883
Ada 26 tamu online
tamanmundu.com, Powered by Joomla! and designed by SiteGround web hosting